Bogor, koresponden.id - Jajaran pengurus DPP Bikers Fight Against Drugs (BFAD) menggelar kegiatan Training Of Trainer (TOT) yang di ikuti DPD dan DPW se- Jawa Barat. Kegiatan di laksanakan selama dua hari tanggal 22-23 Februari 2024, di Cisarua, Bogor Jawa Barat, Jumat (22/02/2025).
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua Umum DPP BFAD Flavianus Aka, S.H., Ketua DPD Jawa Barat Kisworo, S.H., CLI, CLCT, CIRP, CCD. ketua DPW Kota Bekasi Linda Wati, Ketua DPW Kabupaten Bekasi Suranto, S.E., S.H., CCD, serta jajaran pengurus yang hadir.
Sebagai Organisasi pegiat anti Narkoba, adanya Program Tarining Of Trainer (TOT) sangatlah di perlukan. Untuk tujuan meningkatkan kapasitas dan kredibilitas, dan juga profesionalisme pada jajaran pengurus.
Pemateri pertama sekaligus Ketua Umum DPP BFAD Flavianus Aka, S.H., memberikan materi terkait teknis landasan dasar penanggulangan dan penanganan pengguna Narkoba.
Selanjutnya, Ketua DPD Jawa Barat Kisworo, S.H., CLI, CLCT, CIRP, CCD. yang menjadi pemateri kedua dengan materi bantuan hukum pada masyarakat khususnya terkait penanganan dan pencegahan Narkoba itu sendiri. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk memberikan bantuan hukum lainnya.
Sementara itu, ketua DPW BFAD Kota Bekasi Linda Wati yang sekaligus pengurus Klinik Rehabilitasi Bunda Aulia yang sudah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan juga bekerjasama dengan Pemerintah Porivinsi Jawa Barat. Klinik Aulia sendiri merupakan Klinik yang di dalam struktur kepengurusannya ada dr. Asep Surya Atmaja yang menjadi Wakil Bupati Bekasi Periode 2025-2030 sebagai Dewan Pembina.
Ketua DPW BFAD Kabupaten Bekasi Suranto, S.E., S.H., CCD juga menyampaikan, betapa pentingnya pembekalan atau TOT sebagai langkah awal. Menurutnya, dalam berorganisasi harus di bekali ilmu pengetahuan untuk meningkatkan sumber daya manusia, agar bisa belajar dan memberikan edukasi kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Organisasi diperlukan legalitas yang memadai dan lengkap, serta sebagai simbol kebesaran. Salah satunya perlunya seragam yang sama dari pusat hingga DPW BFAD. Dan juga memiliki KTA BFAD. Sebagai tanda pengurus BFAD, sehingga sa'at menjalankan tugas tidak asal jalan," ujarnya.
Dirinya juga menekankan untuk membangun komunikasi antar pengurus, baik di DPP, DPD, dan DPW agar dalam menjalankan roda organisasi kita tetap satu komamdo.
Acara selanjutnya di isi dengan sesi tanya jawab, dan di akhiri dengan foto bersama.